Showing posts with label luar angkasa. Show all posts
Showing posts with label luar angkasa. Show all posts

8.3.10

10 Kehancuran massal yang akan terjadi

Perkiraan hancurnya dunia didasari dari kejadian-kejadian harian dan biasanya terpartikular atau terpisah, ada yang campur tangan manusia, ada pula yang karena gejala alam. Manusia bisa saja musnah dengan kejadian-kejadian ini..

Sea-level falls





Pada dasarnya, jika permukaan laut turun secara drastis (baik itu melalui Global Cooling atau tenggelam di tengah-tengah laut ridges), dapat mengurangi daerah sekitar Continental Shelf menyebabkan semua ikan kecil, hiu, ikan paus dan hampir semua kehidupan di besar biru mati. Jika hal tersebut tidak cukup buruk, cuaca dapat berubah secara drastis yang mengarah ke kepunahan massal di tanah (itu berarti kita).

Impact Events





Impact event adalah jatuhnya batu besar dari luar angkasa. Pada dasarnya batu besar ini mengirimkan debu dan aerosol sampai ke atmosfir, menyebabkan tidak hanya tanaman mati, tetapi juga menurunkan suhu. Batu yang besar dapat menyebabkani mega-tsunami dan kebakaran hutan global.

Global Cooling





Seperti digambarkan dalam "The Day after Tomorrow", untuk beberapa alasan bumi akan terlalu dingin terlalu cepat menyebabkan kematian bagi banyak daerah kutub dan sedang hewan. Pada gilirannya akan menyebabkan massa migrasi ke khatulistiwa. Beruntung bisa menemukan air karena sebagian besar menjadi es dan salju.

Global Warming






Ini pada dasarnya sisi lain Global Cooling. Pencairan salju dan es akan membuat laut lebih dalam dan kemungkinan menyebabkan Anoxic event

Clathrate Gun





Ini adalah pembentukan Clathrates di Continental Shelf. Clathrate adalah air yang diselimuti methan. Jika methane ini pecah melepaskan gas ke atmosfir menyebabkan akselerasi Pemanasan Global.

Anoxic Events






Peristiwa Anoxic terjadi ketika lautan telah kosong akan oksigen di permukaan. Walaupun anoxic tidak terjadi selama jutaan tahun, catatan geologi menunjukkan bahwa telah terjadi beberapa kali di masa lalu. Anoxic dapat telah menyebabkan kepunahan massa. Garis hitam pada gambar di atas adalah dari aptian anoxic event.


Hydrogen Sulfide Emissions



Hal ini dapat terjadi ketika terganggunya keseimbangan antara plankton dan bakteri yang mengurangi sulfate. Bayangkan emisi hidrogen sulfida tiba-tiba bangkit dari laut meracuni segala sesuatu di darat dan laut. Dan jika itu tidak cukup, dapat juga menghancurkan Ozon.

Oceanic Overturn





Oceanic Overturn pada dasarnya naiknya air yang lebih dalam ke atas permukaan. Air di bawah mempunyai sedikit oksigen sehingga berarti laut permukaan akan kekurangan oksigen juga.


Gamma Ray Bursts





Ketika bintang telah meledak. Sebelum Anda dapat berkata "oh shit!" Anda dan semua orang di dunia telah mati. Itu adalah Gamma Ray burst. Anda lihat bahwa pada dasarnya Gamma membunuh setiap sel dalam tubuh Anda. Tetapi jika ia lemah hanya setengah dari planet yang meninggal seketika. Namun ozon akan hilang dan akhirnya akan mati juga


Human Cause





Manusia telah menjadi sangat kuat untuk menghindari bahaya alam. Tapi sayangnya dia sendiri telah mengembangkan metode untuk pemusnahan massal. Yang paling jelas adalah perang nuklir. Kita memiliki cukup nuklir di planet untuk memusnahkan semua kehidupan - sesuatu yang tampaknya dekat di masa lalu (bayangkan krisis misil Kuba). Tetapi kita dapat berharap bahwa suatu hari kita menjadi cukup aman untuk tidak menggunakan senjata pada skala global.

28.2.10

Manusia berawal dari mars???

Ada teori yang menarik, berupa sebuah asumsi bahwa kehidupan manusia asalnya dari air mars yang membawa living organism canggih. Diperkirakan sejak awal di tata surya kita ada 2 planet sempurna yang mempunyai kehidupan.

http://z.about.com/d/urbanlegends/1/0/8/h/mars1_sm.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEig9CZxyqNcmFe_yr_GyjTgaEdaM6veplyy0JwgBlXsMw6o7hMFNw-Bowx-YbQeHyW4ssJDLC5slmTd8dR8FsjUIC1dg-qwbJ6Cdg-rGj-x1Vj0Q_ed3YvIcgnCfoB2N_-8RJtoFuNSGao/s320/Mars_water.jpg
Tetapi Mars mempunyai kelemahan yaitu instabilitas medan magnet bumi. Karena itu terjadilah Polar Shift theory, dimana medan kutub utara mars berputar ke kutub selatan, menyebabkan peluncuran partikel2 di dalam atmosphere untuk terbang ke luar angkasa, bisa dibilang kiamat Mars. Nah partikel2 ini menyerang bumi, dan sebagian dari partikel nya seperti air membawa living organism yang canggih dan berevolusi menjadi Manusia.

http://apod.nasa.gov/apod/image/0401/mars_spiritcolor_p4.jpg



Ini sekedar teori yang gua lihat di Discovery chanel, haha mengerikan. Theory tersebut juga dipake untuk menjelaskan mengapa geologi benua Amerika, terutama di California rada aneh. Dan kalo di lihat memang mirip. Di prediksi bahwa apa yg terjadi sama di daerah kering California, dimana seluruh partikel air kelempar keluar angkasa karena adanya tidak keseimbangan medan magnet bumi dengan atmosphere

source:http://eksplorasi-dunia.blogspot.com/2009/09/awal-kehidupan-manusia-dari-mars.html

27.2.10

Misteri Ufo Viborg

Pada 11 April 1975, seorang polisi mengunjungi sebuah toko cuci cetak foto langganannya di Viborg, Denmark. Sesampai disitu, penjaga toko kenalannya memperlihatkan kepadanya sebuah foto yang misterius. Foto itu menunjukkan adanya objek seperti awan yang berbentuk ufo.


Tidak semua fenomena bisa dijelaskan secara ilmiah, namun kebanyakan ternyata bisa dijelaskan secara ilmiah. Seperti fenomena ini contohnya.

Para peneliti ufo menyebut objek di dalam foto itu sebagai ufo Viborg. Ketika pertama kali diperlihatkan ke publik tahun 1979, foto itu segera menjadi objek penelitian intensif para ufolog, peneliti independen dan bahkan militer Denmark.

Polisi yang melihat foto tersebut, lalu meminta nama dan alamat pemilik foto yang ternyata seorang pengusaha lokal bernama Mr. Laursen. Ia kemudian mendatanginya dan mulai mengadakan wawancara. Transkrip wawancara itu dibuat dalam bentuk laporan dan diserahkan ke kepala penerbangan skuadron pesawat tempur Denmark dan salinannya diserahkan ke dinas rahasia polisi Denmark untuk diteliti lebih lanjut.

Menurut Mr. Laursen, foto itu diambil pada tanggal 17 November 1974 sekitar pukul 9 pagi. Ia sedang berjalan bersama anjingnya di tepi danau Norre So di Viborg untuk memotret burung-burung yang beterbangan di situ. Temperatur saat itu diperkirakan sekitar 5 derajat celcius dan langit terlihat cerah dengan sedikit kabut di atas permukaan danau.

Kemudian ia segera menyadari adanya awan berbentuk aneh menggantung di langit. Ia meraih kameranya dan memotretnya. Lalu Ia melihat ke sekelilingnya, berharap ada orang lain yang juga melihatnya. Namun ternyata ia sendirian disitu. Beberapa waktu kemudian, awan aneh itu menghilang.


Mr. Laursen lalu menyerahkan negatif film foto itu kepada petugas polisi tersebut dan memintanya untuk menyelidikinya.

Dari foto tersebut, terlihat sebuah objek seperti awan berbentuk ubur-ubur dengan diameter sekitar 20 meter. bentuknya yang aerodinamis segera mengingatkan kita pada bentuk-bentuk ufo klasik.

Ketika kita melihat bentuknya yang indah, mungkin sebagian dari kalian akan segera menyebutnya sebagai rekayasa. Namun, perlu diingat, foto ini diambil pada tahun 1974 dan diperlihatkan ke publik pada tahun 1979. Saat itu belum ada teknologi photoshop. Lagipula foto ini telah diteliti dan dinyatakan asli.

Teori-teori yang diajukan mengenai objek dalam foto ini menjadi sangat beragam tergantung dari latar belakang keilmuan pihak yang menelitinya.

Misalnya, bagi sebagian besar ufolog, objek tersebut adalah sebuah pesawat alien yang sedang berkamuflase dalam rupa awan.

Menurut Colman Vonkeviczky, seorang mantan militer dan peneliti ufo, objek tersebut adalah sebuah pesawat tanpa mesin pendorong. Sebagai tambahan ia mengatakan bahwa bayangan dari pesawat tersebut menunjukkan adanya objek metalik dengan struktur berupa "dome" dengan sebuah cincin yang menyebabkan adanya awan kabut disekelilingnya.

Michael Hasemann, seorang penulis masalah-masalah ufo dari jerman juga memberikan pendapatnya mengenai objek tersebut :

"Efek penguapan yang ada pada objek tersebut menunjukkan bahwa permukaan ufo tersebut memiliki suhu yang lebih rendah dari minus 180 derajat celcius. Karena karakterisitik inilah maka udara yang mengelilinginya mulai mencair dan mengalir ke bawah yang membuat objek tersebut terlihat seperti memiliki ekor ubur-ubur."

Walaupun begitu, tidak semua organisasi peneliti ufo setuju dengan pendapat itu.

Sebuah organisasi bernama Ground Saucer Watch (GSW) yang merupakan spesialis peneliti foto misterius menyimpulkan bahwa objek tersebut adalah sebuah awan kumulus.

Dan kesimpulan GSW ini terbukti menjadi awal pemecahan misteri ufo Viborg.

Kesimpulan GSW ini kemudian dikuatkan oleh Skuadron pesawat tempur Denmark. Menurut mereka, objek tersebut adalah sebuah fenomena awan aneh yang terbentuk akibat adanya pelepasan uap panas air. Untuk membuktikannya, kepala skuadron segera menghubungi Viborg Heating Instalation (VHI) untuk mengadakan pengujian lanjutan.

Menurut VHI, ketika uap panas air terlepas ke udara, memang kadang dapat tercipta fenomena seperti yang terlihat pada foto ufo Viborg. Apalagi pada saat mesin "boiler" sedang dibersihkan.

Ketika lokasi pemotretan diperiksa, para peneliti menemukan ada sebuah cerobong pemanasan yang mungkin bertanggung jawab atas fenomena itu.


Jarak antara Mr Laursen yang mengambil foto dengan cerobong tersebut sekitar 350 meter. Saat itu ada angin kencang dengan kecepatan sekitar 20 knots yang bertiup dari barat daya. Angin inilah yang dianggap telah membawa uap dari cerobong dan menyebabkan terbentuknya ufo Viborg.

Misteri ini terpecahkan !

Namun, baru 19 tahun kemudian, orang-orang bisa melihat teori ini menjadi kenyataan.

Pada tahun 1993, Ned Kahn, seorang seniman yang terinspirasi oleh fenomena-fenomena alam seperti api, angin dan air berniat mencipta ulang fenomena ufo Viborg dengan menciptakan sebuah alat yang dapat menyemburkan uap.

Ketika ia menjalankan mesin buatannya, maka seperti sebuah deja vu, ufo Viborg kembali muncul, namun kali ini di sebuah studio.


Manifestasi awan yang dibuat Kahn dikenal dengan sebutan toroidal vortex atau cincin awan. Luar biasanya, ia berhasil menciptakan awan yang sangat menyerupai ufo Viborg. Perbedaannya hanyalah pada ukuran awan yang tercipta.

Menariknya, tenyata bukan hanya pelepasan uap panas yang bisa menciptakan awan aneh seperti itu. Sebuah penyembur api berukuran besar ternyata juga bisa menciptakan awan ubur-ubur seperti yang terlihat pada foto di bawah ini. Awan ini terlihat pada festival Burning Man di Nevada.


Apakah uap air ataukah penyembur api raksasa. Fenomena ufo Viborg telah berhasil dipecahkan dengan sempurna.
 
source: http://xfile-enigma.blogspot.com/2009/12/misteri-fenomena-ufo-viborg.html

objek luar angkasa aneh berbentuk huruf X

Beberapa orang mengira objek itu adalah sebuah pesawat ruang angkasa seperti yang ada di film star trek, star wars atau babylon 5. Beberapa lainnya mengatakan itu adalah sebuah bintang ninja yang terlempar keluar dari angkasa. Sebagian lainnya percaya bahwa objek ini adalah sebuah penggenapan tanda akhir zaman. Sedangkan sebagian ilmuwan percaya bahwa objek itu adalah sebuah komet, walaupun mereka juga tidak bisa memastikannya. The Hubble Space Telescope berhasil menangkap objek raksasa berbentuk X berekor yang bergerak dengan kecepatan tinggi beberapa minggu yang lalu.



Objek misterius tersebut bergerak pada jarak sekitar 90 juta mil dari bumi. Walaupun mereka percaya bahwa objek tersebut mungkin berasal dari tabrakan dua asteoroid, para ilmuwan tidak bisa memastikan sumber pasti objek tersebut.

"Aku sudah melihat ribuan foto objek astronomi sepanjang karir saya, namun yang satu ini benar-benar membuat tercengang : Sebuah pola X terbang dengan ekor yang mengikutinya," Kata Ray Villard, seorang kontributor untuk Discovery Channel. "Apapun identitas objek tersebut, kita tidak pernah melihat objek itu di angkasa sebelumnya."

Para ahli objek celestial lainnya juga ikut terkagum-kagum.

"Kami masih mencoba memecahkan identitasnya." Kata ilmuwan planetarium dari Universitas Arizona, Jim Scotti, kepada National Geographic.

NASA, dalam sebuah pernyataan resminya mengatakan :
"Hubble Space Telescope milik NASA telah menemukan sebuah objek misterius berbentuk X dengan ekor debu yang mengikutinya. Ini menunjukkan kepada kami bahwa objek itu mungkin terbentuk dari tabrakan dua asteroid. Para astronom telah lama menduga bahwa sabuk asteroid memang bisa jatuh akibat tabrakan, tapi efek tabrakan seperti yang ada pada foto, tidak pernah terlihat sebelumnya."
Penampakan objek misterius ini telah menarik perhatian para peramal akhir zaman yang percaya bahwa objek ini adalah salah satu tanda datangnya masa apokaliptik yang telah diduga oleh banyak orang.

source:http://xfile-enigma.blogspot.com/2010/02/objek-angkasa-berbentuk-x-tertangkap.html